Sabtu, 24 Juni 2017

Tugas 4 Strategi Kebudayaan #Softskill

 BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Indonesia sebagai negara baru pada era pasca-kemerdekaan, banyak diwarnai oleh pergulatan politik yang menyangkut persoalan negara seperti ideologi negara dan krisisnya strategi kebudayaan dalam kemajuan bangsa. Hal ini akan memicu karakter muda bangsa dalam mewujudkan jati diri dan masa depan bangsa ke depannya. Oleh sebab itu kesadaran menyangkut persoalan ideologi dan strategi budaya dalam penguatan budaya bangsa sangatlah penting bagi pemuda bangsa dalam menentukan arah perjuangan dan pembangunan masa depan bangsa.
Pemuda merupakan generasi penerus dalam mewujudkan cita-cita bangsa, Semangat strategi dan peran pemuda sangat penting dan diharapkan dalam kemajuan dan kejayaan bangsa. Ide-ide maupun gagasan yang berilmu sangat menentukan pola pikir perubahan bangsa dalam mengembangkan suatu karakter bangsa dengan disertai nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Indonesia saat ini telah mengalami berbagai polemik dalam hal politik bangsa dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengembangkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, yang terjadi dalam persoalan bangsa saat ini ialah banyaknya kasus korupsi yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran dalam menyiasati ideologi negara, selain itu nilai-nilai budaya bangsa pun semakin terlupakan dan yang tertinggal hanyalah nama budaya bangsa dengan budaya korupsi yang telah merajalela dan dianggap wajar-wajar saja sebagai budaya baru.
Berbagai tradisi dan budaya yang tumbuh dan berkembang di era rezim Orde Baru dalam membangun kultur dan jati diri berbasis pancasila semakin menguat. Namun, akibat dari pembangunan yang terlampau berorientasi pada materi telah menumbuhkan kultur yang tidak sejalan dengan tujuan nyata bangsa yaitu mengembangkan kultur ideologi pancasila. Oleh sebab itu akibat dari kekeliruan dalam keberhasilan pembangunan ekonomi dengan disertai kuranganya pembangunan karakter bangsa telah mengakibatkan goncangan dan krisis budaya seperti budaya korupsi, toleransi terhadap perbedaan, kecenderungan



1.2.Rumusan Masalah
  1. Apakah pengertian strategi kebudayaan dan rovolusi mental pada era pemerintahan baru Indonesia?
1.2  Tujuan Masalah
  1. Untuk mengetahui pengertian strategi kebudayaan dan revolusi mental era pemrintahan baru Indonesia
BAB II
PEMBAHASAN 
2.1. Pengertian Strategi kebudayaan Pada Era Pemerintahan Baru Indonesia
 Menurut Van Peursen dalam bukunya strategi kebudayaan menjelaskan bahwa dewasa ini terdapat pergeseran-pergeseran arti kebudayaan, oleh sebab itu Van Peursen membagi tiga tahap yaitu tahap mitis, onologis, dan fungsional. Dari ketiga tahapan, tahap fungsional merupakan tahap yang mendasari dalam menjalankan proses tersebut, sebab fungsional diperlukan adanya strategi-strategi agar kebudayaan yang sedang dijalankan ke depannya dapat berjalan dengan matang. Dan strategi inilah yang menurut Van perlu diperhatikan untuk mencermati ketegangan pengaruh antara manusia dan kekuasaan-kekuasaan ke depannya.
Sedangkan menurut Koentjaraningrat (2003) dalam memahami kebudayaan, menyarankan bahwa kebudaayaan dibeda-bedakan sesuai dengan empat wujud yaitu mulai dari tampilan luar yang paling mudah dilihat ke pusat atau inti yang paling dalam berturut-turut adalah artefact atau benda-benda fisik, sistem tingkah laku dan tindakan berpola, sistem gagasan, dan sistem gagasan yang ideologis.
Kedua pemahaman tentang kebudayaan dan strategi kebudayaan tersebut memiliki perbedaan yang mana dalam konsep kebudayaan itu sendiri dipandang sebagai sesuatu yang dinamis oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan akan sesuatu. Sebagai sebuah penegasan. Van Perseun (1988) dalam konsep strategi kebudayaannya menyarankan bahwa cara mendekati kebudayaan tidak lagi terpaku pada definisi-definisi teoritis yang sudah begitu banyak, melainkan apa yang dapat diperbuat dengan kebudayaan. Selain itu, Van juga mengakui bahwa kebudayaan juga termasuk tradisi yang dapat diterjemahkan sebagai pewarisan atau penerusan norma-norma, adat-istiadat, atau kaidah-kaidah dari masa lalu. Namun, tradisi itu bukanlah sesuatu yang dapat dirubah. Tradisi justru diperpaduakan dengan ragam perbuatan manusia dengan cara

menerima, menolak maupun mengubahnya. Itulah sebabnya kebudayaan dijadikannya sebagai perubahan dan keniscayaan.
Dalam melakukan strategi kebudayaan akan memicu keberhasilan revolusi mental di tengah-tengah proses kinerja pemerintahan baru Jokowi-JK dalam membidik masyarakat yang berkarakter dan berakhlak mulia. Revolusi mental merupakan sebuah perubahan yang mendasar dalam mentalitas manusia melalui cara berpikir, merasa, mempercayai, sehingga akan menghasilkan sebuah perilaku dan tindakan melalui kebiasaan sehari-hari. Revolusi mental tak akan pernah lepas dengan strategi budaya yang akan membentuk manusia-manusia yang berbudi pekerti, merkarakter, dan bermoral dengan kebiasaan.
Straregi kebudayaan dan revolusi mental tak akan lepas pula dengan pemuda yang mana pemuda sangat berperan penting dalam tercapainya sebuah tujuan yang diharapkan oleh bangsa. Oleh karena itu, pada era pemerintahan baru ini strategi budaya dijadikannya sebagai salah satu konsep jalan keluarnya segala persoalan bangsa mengenai krisisnya ideologi dan budaya bangsa terlebihnya dalam kesadaran akan pentingnya dalam menjujung tinggi nilai-nilai kebudayaan yang ditelah dimiliki oleh bangsa, baik dalam karakter, bahasa, perilaku maupun moralitas.
Adapun pengertian dari strategi budaya dalam tercapainya sebuah kejayaan bangsa, maka Indonesia harus mampu membenahi persoalan bangsa melalui strategi-strategi yang telah disiapkan dengan matang dengan berpikir secara rasional. Berpikir rasional akan mengembangkan pola pikir yang logis dengan tindakan dan sikap moralitas yang tinggi di tengah masuknya perkembangan budaya barat yang muncul sebagai perombak pola pikir dan merosotnya moralitas bangsa khususnya generasi muda bangsa dalam menghadapi budaya bangsa yang heterogen ini. Hal ini sesuai dengan pendapat Van Peursen tentang tiga tahap budaya dalam menghadapi masuknya budaya barat yaitu dengan terwujudnya pemikiran masyarakat yang bersifat rasional sehingga meninggalkan mistis dan mitos-mitos bahkan masuk pada tahap fungsional yang dibuktikan dengan berkembang pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang fungsional di budaya barat. Oleh sebab itu, melalui aneka budaya  barat yang muncul di tengah-tengah polemik politik bangsa, maka sebagai generasi muda bangsa memiliki siasat yang besar dapat menyaring budaya barat yang telah menjadi fasilitas kehidupan bangsa untuk dijadikannya manfaat nilai-nilai positifnya.
2.3.  Dampak Timbulnya Strategi Budaya  Masa Depan Bangsa
                        Indonesia merupakan negara berkembang dimana akan melahirkan generasi muda bangsa yang berintelek dan berkemajuan. Oleh sebab itu sikap penanaman karakter yang baik, budi pekerti dan kebiasaan baik, serta moralitas sangat menentukan keberhasilan generasi muda bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang berkamajuan. Strategi budaya dan revolusi mental sebagai salah satu aspek penentu dalam mewujudkan sikap dan karakter manusia menuju manusia yang berakhlak mulia dan berkarakter budaya.
Pada era pemerintahan baru Jokowi-JK strategi budaya dan revolusi mental dijadikan sebagai guru penting dalam proses penanaman karakter dan pengetahuan di tengah-tengah kemajuan bangsa yang serba modern ini, selain itu pehamanan dalam sikap toleransi hidup berkeragaman sangat diharapkan untuk menjaga satuan bangsa. Melalui strategi budaya yang ditanamkan melalui sektor pendidikan, agama, sosial, dan ekonomi maka akan membentuk manusia dan generasi muda yang berbudi pekerti semakin pentingnya nilai juang dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan melalui karakter dan moralitas di tengah krisisnya ideologi dan budaya, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan, baik karakter, perilaku, maupun moralitas dan sikap toleran dalam memahami hidup di tengah keberagaman.
Oleh sebab itu, srategi budaya dan revolusi mental hadir di tengah-tengah kehidupan bangsa Indonesia pada era pemerintahan baru ini sebagai penopang kemerosotan karakter bangsa. Sehingga manusia sadar akan nilai pentingnya kejayaan bangsa menuju Indonesia yang lebih baik.     
           BAB III
PENUTUP
3.1.Kesimpulan
Era pemerintahan baru Jokowi-JK, penanaman sikap revolusi mental dan strategi budaya menjadi titik acuan terbentuknya keberhasilan pembangunan bangsa menuju bangsa yang berkarakter, bermoral, dan berbudaya. Oleh sebab itu, dalam merealisasikan program yang dijadikan konsep baru pemerintahan Jokowi-JK diperlunya berbagai sektor antara lain sektor pendidikan, agama dan humanisme, sosial, dan ekonomi. Dari keempat sektor tersebut, memiliki penguatan strategi yang mana sektor pendidikan sangat mendukung terbentuknya generasi muda Indonesia dalam menamkan karakter dan moralitas yang tinggi dalam menjunjung nilai-nilai kebudayaan. Sektor agama dan humanisme sebagai penyeimbang dan pengendali yang mana dengan keyakinan dan keesaan Tuhan, maka segala hal yang bersifat tidak baik dapat terluruskan kembali. Sektor sosial menjadi pokok utama yang mana dalam proses kehidupan pasti akan bergantung dengan yang lain sebagai rasa kesosialan dengan saling gotong royong, dan kepedulian antara sesama. Dan yang terakhir ekonomi, ekonomi dijadikan penentu bagi kesejahteraan rakyat. Selain terdapat beberapa sektor penentu keberhasilan dalam strategi budaya dan rovolusi mental, Jokowi-JK juga memberi kesadaran pada masyarakat akan besarnya harapan menuju bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian dengan menanamkan nilai kesadar masyarakat akan pentingnya kejayaan bangsa dalam menopang kemerosotan karakter bangsa.
3.2.Saran
Sikap dan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik pada era pemerintahan Jokowi-JK ini begitu diharapkan guna terbentuknya negara yang berbudaya dengan penanaman sikap karakter manusia, moralitas, dan pentingnya menjunjung nilai-nilai budaya dengan meninggalkan segala tindakan dan kebiasaan buruk yang tidak semestinya dilakukan oleh rakyat sehingga mengakibatkan kerugian bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar